Sepedaku

Sepedaku

Dengan cepat kukayuh dirimu

Kususuri jalanan ibu kota denganmu

Sambil Melihat mereka yang terjebak dijalanan sambil menatapmu

Mata mereka tertuju padamu

Seakan iri pada sepeda jinggaku

Sepedaku

Dibanding dengan kendaraan lainnya

kau sangatlah lambat

Tapi tenanglah

Berbeda dengan mereka yang cepat

Kau tak akan pernah mengeluarkan asap

Yang merusak dunia secara perlahan

Sepeda ku

Terkadang orang-orang melihatmu

Mengatakan ingin menggunakanmu

Tapi ku tau semua itu palsu

Walau mereka mengerti kegunaanmu

Mereka tak akan mau menggunakanmu

Sudah banyak yang menggantikanmu

Itulah kenyataan yang harus kau tau

Sepedaku

Dulu banyak yang menggunakanmu

Memuji dan menyanjungmu

Sampai kendaraan lain datang mengantikanmu

Lebih cepat darimu

Lebih tangguh darimu

Tapi tenanglah sepedaku

Masih ada yang menyukaimu

Menyayangimu dan mencintaimu

Sadari lah itu

Sepedaku

Banyak kenangan kulalui denganmu

Kupastikan akan selalu bersamamu

Bersama kita akan sampai pada tujuan itu

Karna aku menyukai kesederhanaanmu

Kuharap kau tetap seperti itu

Sepeda jinggaku

Depok, 9 Desember 2017

*Menjawab tantangan pusi dadakan

Advertisements
%d bloggers like this:
search previous next tag category expand menu location phone mail time cart zoom edit close